oleh

Timnas Swiss Sukses Lolos Piala Eropa 2020

Kehadiran timnas Swiss di turnamen selalu berjuluk tim underdog. Terakhir, mereka membuat kejutan di fase grup Piala Dunia 2018.

Peluang yang cukup besar akan terjadi di pentas Piala Eropa 2020. Tim berjuluk La Nati ini memiliki segudang senjata yang bisa membuat lawan menjadi sepele.


logo timnas swiss (wikipedia.org)

Mereka jelas merupakan salah satu unggulan yang gagal melaju ke babak 16 besar jika melihat komposisi grup. Tapi kejutannya tidak ada. Yang mengejutkan publik adalah bagaimana mereka bermain melawan Brasil di minggu pertama fase grup. Di luar dugaan, Swiss berhasil menahan imbang Selecao dengan skor 1-1.

Pengalaman ini membuat publik percaya bahwa Swiss bisa membuat kejutan di Piala Eropa 2020. Apalagi, mereka datang dengan status klasemen Grup D. Perjalanan mereka cukup apik dengan lima kemenangan dari delapan pertandingan.

Profil Pelatih: Vladimir Petkovic

Seperti kebanyakan pelatih, Vladimir Petkovic pernah berkarir sebagai pemain sepak bola profesional. Namun, dia tidak pernah bermain untuk klub dalam durasi yang lama.

Petkovic memulai karir kepelatihannya sebelum waktunya. Pada 1997, ia diangkat menjadi pelatih Bellinzona saat masih menjadi pemain di klub yang sama.

Ia pindah ke banyak klub hingga akhirnya mendarat di Lazio pada musim 2012-2013. Di klub ini, ia mendapatkan salah satu trofi yang bisa dibanggakan yaitu Coppa Italia.

Setelah Lazio, Petkovic mendapat proposal dari timnas Swiss. Karyanya bisa dikatakan bagus karena sampai saat ini dia masih belum punya pengalaman dipecat.

Perlu dicatat, sejak kedatangan Petkovic, Swiss berhasil menjadi salah satu peserta reguler di babak 16 besar di dua kompetisi berbeda. Euro 2016 dan Piala Dunia 2018.

Pemain Bintang: Xherdan Shaqiri

Tak bisa dipungkiri nama Xherdan Shaqiri memang menjadi pemain penting di timnas Swiss saat ini. Sejak masuk skuad pada 2010, namanya nyaris tidak pernah dihapus dari timnas Swiss.

Catatan Shaqiri terlihat lebih berkelas dibanding pemain Swiss lainnya. Perlu dicatat, pria berusia 28 tahun itu pernah memperkuat tiga raksasa Eropa, yakni Bayern Munich, Inter Milan, dan klubnya saat ini, Liverpool.

Shaqiri tidak hanya menjadi pemain ekstra di tiga klub. Dia adalah pemain biasa. Mungkin dalam kasus Liverpool dia tidak bisa disebut sebagai pemain pemula. Namun, di musim pertamanya ia mampu mencatatkan total 30 penampilan di berbagai ajang.

Apalagi musim ini, Shaqiri hanya mencetak satu gol dalam pertandingan melawan Everton pada Desember 2019. Gol ini membuat Liverpool menang dengan skor telak 5-2.

Ya, Shaqiri hanya mencatatkan total 10 penampilan di semua kompetisi musim ini. Namun minimnya peluang tampil tersebut karena ia kerap dilanda cedera. Perlu juga dicatat bahwa Shaqiri mengalami cedera selama dua bulan dan absen dalam delapan pertandingan.

Jalan Menuju Piala Eropa 2020

Seperti informasi di atas, Swiss berhasil lolos ke Piala Eropa 2020 dengan status juara Grup D. Perlu dicatat bahwa mereka berhasil mengungguli tim yang di atas kertas lebih baik dari mereka, yakni Timnas Denmark.

Selain Denmark, Swiss juga bergabung dengan tiga negara lain seperti Republik Irlandia, Georgia, dan Gibraltar. Melihat komposisinya, Swiss memang diunggulkan sejak awal untuk lolos ke Piala Eropa 2020.

Kunci sukses Swiss adalah kemampuannya untuk menang meski tak mampu mencetak banyak gol. Sebagai informasi, gol Swiss saat babak kualifikasi memang tertinggal jauh dari Denmark.

Dari empat negara tersebut, La Tina hanya meraih kemenangan besar melawan Gibraltar. Mereka sukses mencetak total 10 gol ke gawang negara dan hanya kebobolan satu kali. Sedangkan pada pertandingan lainnya, Swiss tidak pernah mencetak lebih dari dua gol.

Di Piala Eropa 2020, Swiss termasuk dalam Grup A dengan komposisi tim yang cukup tangguh. Selain mereka, ada juga Wales, Turki, dan Italia yang termasuk kandidat terkuat untuk menang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed