Kendaraan Roda Dua Bukan Transportasi Umum | Apa Tanggapan Anda?

Pernah dengar wacana tentang kendaraan roda dua yang bakal dikeluarkan sebagai  kendaraan Non-Transportasi Umum? yang dibahas saat ini oleh DPR.

Ini merupakan sebuah keputusan yang kurang tepat menurut admin, bagaimana tidak? itukan sumber pendapatan sebagian besar masyarakat indonesia menengah kebawah saat ini.

Kalau memang bukan transportasi umum, paling tidak tetap perbolehkan membawa penumpang. jadi ojek online tetap jalan.


Karena kita tahu begitu susahnya mencari kerja. kalau memang DPR punya solusi lain bagaimana menggantikan pekerjaan yang layak untuk driver ojek online sih tidak masalah.

Seperti yang kita tahu, Ojek online di indonesia ini berjumlah lebih dari puluhan juta. Jika Kendaran roda dua (Motor) bukan Kendaraan umum atau maksud saya diperbolehkan membawa penumpang, maka mereka mau dapat kerjaan apa lagi? 

Pernah denger juga katanya walaupun Kendaraan roda dua bukan masuk transportasi umum, namun bisa dijadikan delivery (Kurir). memang bener, tapi apa iya hanya mengandalkan kurir saja. berapa sih ongkir dari delivery, selama ini layanan kurir saja banyak dihindari oleh driver. 

Selain itu sudah banyak aplikasi lain yang khusus menyediakan layanan delivery seperti MrSpeedy dan Lalamove, belum yang lainnya.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ)

Alasan lain mengapa DPR ingin menetapkan Kendaraan roda dua (motor) sebagai Non-transportasi umum adalah berdasarkan data Korps Lalu Lintas Polri, sebanyak 73 persen kecelakaan lalu lintas di jalan melibatkan sepeda motor.

Namun yang jadi pertanyaan saya? Apakah sebagian besar kecelakaan merupakan pengemudi Ojek Online?

Seperti yang kita tahu, ojek online memiliki SOP sebelum diterima menjadi driver online. Tentu hanya mereka yang memang benar-benar siap menjadi driver yang bisa bergabung.

Menanggapi hal ini, banyak komentar dari driver ojek online. berikut ini:

"Ini namanya membunuh rakyat kecil. Kita ini hanya cari makan masa gak boleh. Kami protes itu, kita kepung DPR nanti," ungkap Udin, ojol yang ditemui sedang mangkal di kawasan Pondok Indah, Jaksel, Kamis (20/2). (sumber: radarnonstop.co)

Begitu juga dengan Amri D. Bapak dua anak ini mengaku, DPR yang mengusulkan motor gak boleh angkut orang tak punya nurani pada rakyat. (sumber: radarnonstop.co)

"Memang DPR mampu mencarikan kerja rakyat. Suruh mereka narik ojol biar tau bagaimana susahnya cari duit," bebernya. (sumber: radarnonstop.co)

Demikianlah opini dan tanggapan saya tentang Wacana DPR yang ingin menetapkan kendaraan roda dua jadi non-transportasi Umum. semoga DPR bisa bijak dalam mengambil keputusan. karena ini menyangkut pekerjaan banyak orang. jangan sampai salah ambil keputusan. karena akan berakibat fatal. 

Salam satu Aspal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2